Pasca-Longsor, Tindak Lanjut Polres Gayo Lues dalam Program Tanggap Bencana Longsor Berlanjut

HUNTER NEWS

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 20:17 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Musibah itu menimpa jalan lintas Blangkejeren–Kutacane tepatnya di Desa Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Rabu pagi, 19 November 2025. Longsor diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB menutup seluruh badan jalan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut. Material longsoran berupa tanah tebal, batu berukuran besar, dan sejumlah potongan kayu sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total, baik dari maupun menuju Kota Blangkejeren.

Menanggapi kejadian tersebut, aparat Kepolisian Resor Gayo Lues bergerak cepat. Personel kepolisian dari Polsek Putri Betung bersama warga desa dan perangkat gampong segera terjun ke lokasi untuk membantu evakuasi material dan membersihkan badan jalan secara manual. Sementara itu, koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) langsung dilakukan. Satu unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan timbunan longsoran yang menutupi badan jalan. Upaya pembersihan tersebut berlangsung secara intensif sejak pagi hingga menjelang siang hari.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K melalui Kasihumas Polres Gayo Lues, IPTU Rahmansyah Pinim, menyampaikan bahwa aparat kepolisian turut membantu secara aktif bersama masyarakat dalam penanganan darurat tersebut. Menurut dia, kegiatan gotong royong langsung dilaksanakan di lokasi sesaat setelah longsor diketahui menutup jalan. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah itu juga penting untuk mengantisipasi risiko jatuhan material lanjutan, mengingat kawasan tersebut tergolong rawan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Gayo Lues juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan kendaraan selama proses evakuasi berlangsung. Sejumlah personel tampak mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan yang melintas di sekitar titik longsoran.

Hingga pukul 10.30 WIB, seluruh material longsor berhasil dibersihkan dari jalur utama. Alat berat milik BPJN masih disiagakan untuk antisipasi kemungkinan longsor susulan, seiring curah hujan sedang hingga tinggi yang terus melanda sebagian besar kawasan perbukitan Gayo Lues dalam sepekan terakhir. Arus lalu lintas dari Blangkejeren ke Kutacane, maupun sebaliknya, kini telah kembali normal dan dilalui semua jenis kendaraan.

Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana serupa. IPTU Rahmansyah menyampaikan, wilayah perbukitan di Gayo Lues memiliki banyak titik rawan longsor, terutama di musim penghujan seperti saat ini.

Peringatan dini juga disampaikan kepada para sopir angkutan barang dan penumpang agar tidak memaksakan perjalanan jika cuaca menunjukkan tanda-tanda ekstrem. Kepolisian juga akan terus melakukan pemantauan di jalur-jalur rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan potensi gangguan lalu lintas ke depan. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan respons terhadap kejadian bencana seperti ini dapat terus dilakukan dengan cepat, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

DPRD Langkat Soroti Dugaan Ketimpangan Keadilan Agraria, Warga Diminta Tidak Dikalahkan oleh Klaim Sepihak Korporasi
Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya
Nama Baru, Persoalan Lama: PT Rosin Dinilai Belum Membereskan Sanksi, Izin, dan Tanggung Jawab Hukum
PT Rosin Kembali Disorot, LIRA Menilai Perusahaan Ini Terkesan Kebal Hukum dari Hulu ke Hilir
Keputusan Gubernur Aceh Menguak Banyak Masalah, PT Rosin Diduga Masih Beroperasi di Luar Koridor Hukum
Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan
Kronologi Lahan Diabaikan, Rabusin Sebut Keluarganya Mengelola Sejak 1978 Tanpa Dipertimbangkan
Alat Bukti Lemah, Rabusin Desak Hakim Tidak Korbankan Keadilan Demi Kepentingan Tertentu

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Laporan Masyarakat Berujung Penangkapan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Seorang Penyalahgunaan Sabu Kembali Terungkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Perkuat Sinergitas Antar-Instansi, Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Presisi

Berita Terbaru